Senin, 11 Maret 2013

Rasakan Yang Berbeda


Ternyata..."kesalahan" itu membuat semua benar-benar berbeda.. tidak seperti awal memulai dan bahagia ketika menjalani persahabatan ini. Hanya karena perasaan yang terlarang dan takkan mungkin disatukan,semua berubah. Walau semua sudah berlalu dan berakhir, kisah yang mengawali perubahan dalam persahabatan ini tak disangka ternyata harus seperti ini...entah kenapa jarak itu begitu terasa terbentang didepan mata.. Atau....hanya perasaan saja yang merasa sudah tidak bisa lagi care dengan mereka atau sebaliknya?? entahlah..sejak kejadian itu, semua jadi kacau...berjalan bersama tapi seperti tak searah...merasakan yang berbeda.


Berjalan mengikuti bayang mereka..searah dengan mereka. Sesaat dunia jadi tiada dan hanya bisa tersenyum dalam bungkam. Berubah walau seribu tanya bicara..terbungkam oleh pesona, tanpa arah semakin jauh dan bertahan. Akankah mengerti mereka membuat hari seringan awan. Banyak rahasia yang mungkin memang tak perlu diketahui. Semua seperti kenyataan yang harus ditinggalkan..haruskah hilang..berjalan seperti sebelum adanya.
Semua tak terungkap..walau nyata enggan berkata, membisu oleh prahara, tanpa arah semakin jauh tetap mencoba bertahan. Mana sanggup Menghilang tanpa pesan tapi merindu semua kesan.
Tapi, tetaplah berjalan.... Hidupkan lagi mimpi-mimpi,cita-cita, Yang lama terpendam ,,
Bahagia karena mereka telah terlahir di dunia..dan ada di antara milyaran manusia hingga diri ini bahagia pernah menemukan dan merasakan kebersamaan dengan mereka. Hanya bisa mengamati dan kalian yang jauh disana. Hati ini tidak bisa terlindungi sendiri, hanya bisa berharap pada-Nya mengganti semua yang dirasa dengan rasa yang lebih baik, entah tetap bersama mereka atau dengan yang lain. Nikmati rindu yang berlalu dengan kebahagiaan yang kan membuat lengkungan senyuman yang indah d ujung nanti.
Mungkin ini adalah pelajaran yang harus dipetik..untuk menghindari diri dan sekeliling agar terpelihara dari kesalahan dan dosa..so, enjoyed with yuor self to this moment and with what can be done..with sky, clouds, air, wind, night, moon, stars and a true friend ..Allaah is with me :)dan berharap semua kan baik-baik saja dan tetap seirama berjalan walau arah kita berbeda. Apapun kejadiannya dan rasanya...kita tetap satu, walau saat ini kita rasakan yang berbeda :)

Kamis, 07 Maret 2013

MENYIKAPI KEMENANGAN

Oleh: Ustadz Abdullah Haidir

Ketika simpati demi simpati kau terima, tundukkan kepalamu, juga hatimu… hati-hati dengan kesombongan…
Ketika kemenangan demi kemenangan kau raih, tundukkan kepalamu, juga hatimu…. hati-hati dengan kelalaian…
Ketika harapan demi harapan dibebankan ke pundakmu, tundukkan kepalamu, juga hatimu…. hati-hati dengan kelengahan…
Ketika apresiasi demi apresiasi dialamatkan kepadamu, tundukkan kepalamu, juga hatimu… hati-hati dengan ketergelinciran…
Ketika ujian demi ujian dapat kau lalui, tundukkan kepalamu, juga hatimu, … jangan abaikan evaluasi terhadap berbagai kekurangan dan kekeliruan….
Ketika tugas-tugas berat semakin mendekatimu, hendaknya engkau semakin dekat dengan Tuhanmu…
Ketika tanggung jawab di pundakmu semakin besar, hendaknya engkau semakin serahkan kekuatanmu kepada Tuhanmu..
Ketika semua pandangan mulai tertuju kepadamu, ingatlah pandangan Tuhanmu yang tak putus kepadamu…
Betapa banyak orang yang tabah dengan kekalahan, namun jatuh dalam kemenangan…
Betapa banyak orang yang bertahan dalam kesempitan, namun tergelincir dalam kelapangan…
Betapa banyak orang yang ikhlas mengawali perjuangan, namun penuh perhitungan saat menggapai kejayaan…
Selamat untuk sebuah kemenangan, terus rapatkan barisan, ayomi semua kalangan dengan Allah sebagai tujuan...
*********
Karena ujian itu terserah Allah..kemenangan itu kuasa Allah...dan yg terjadi adalah kehendak terbaik dariNya..

Jumat, 01 Maret 2013

Hidup Banyak Rasa

Berhenti bertanya..karna kata hanyalah siratan...
Berhenti berkata...tak perlu ada tangis tercurah karena kita ada tak hanya untuk seorang saja..hentikan waktupun tak mungkin untuk dicoba..Dan Takkan berhenti disini..
Nikmatilah semua yang berlalu dan tersenyumlah untuk yang akan datang
Semua kembali seperti ketika kau memulai...
Memulai kembali merasakan kesegaran tetesan embun yang segar menyelimuti jiwa dan raga ini. Menyambut setiap senyuman keikhlasan yang mampu menyapa hangatnya semangat yang harus tersingkap oleh lembaran-lembaran daun yang menghijau menyambut musim ceria datang bersama bunga-bunga bermekaran.

“Kadang aku hanya ingin menenggelamkan jarak. Memberikan keleluasaan diri untuk percaya bahwa kesempatan datang tepat di depan mata, selangkahpun harapan akan tersampaikan. Namun tanpa jarak pula aku bisa mengerti, sebuah ilusi rasa tercipta. Tiada makna berarti jika hanya sedikit memaknai arti yang diberikan...karena hidup punya banyak rasa...maka bersiaplah merasakan dari yang terpahit hingga termanis setiap kau coba capkan dilidah perjalanan hidupmu.

“Jika aku tak cukup istimewa untuk mendapatkan apa yang aku butuhkan, jadikanlah aku apa yang dibutuhkan agar ada manfaat yang diberikan padamu."

“Allah berkali-kali menegur ‘tuk tidak berporos pada satu sumber bahagia dengan mengirimkan ratusan pembawa suka sebagai pengingatNya." Hidup itu hanya terbatas pada keterbatasan kita yang melampui batas selebihnya adalah antara Allah , aku dan sikap kepada sekelilingku.

Sabtu, 09 Februari 2013

Bebas

Makin kau kejar, makin ia menghindar..
tapi bila kau biarkan ia terbang..
ia akan menghampirimu..
disaat yang tak terduga...
Relakan ia terbang dan lepas menemui fitrahnya...

ia membahagiakanmu..
walau kadang kau sakit karnanya...
ia begitu istimewa untuk kau berikan pada yang tepat untuk masa depanmu..
Tetaplah terbang, menikmati kebebasannya ..
Hinggap untuk kau jalani prosesnya...
Hingga kau mendapat pilihan yang terbaik untukmu...
Meski hari ini kau terhampar butir-butir kisah yang lain..
Dibalik langit tetap menggenggam rindu...
Tersimpan dalam diam untukmu...
Dan Semua kan indah pada waktunya...
Disaat Allah sudah mentakdirkannya untuk mendampingimu...
Dan membuat ketenangan untukmu..
Menyempurnakan separuh Diinmu..

Selasa, 05 Februari 2013

Rise me up..

When our world has turn to pain
Bones and blood will call your name
Choose the right path for you
Ride the ocean’s tide of life, beat the sorrow
You’re born to win the fight
Ride the chaos storm of time
And watch the wheel of life
Ride the tanks of war and peace
It all seems very real
Rise and rise and rise
*Just Be U and dont give up...:)

Biarlah bertemankan malam dan bintang...
Berceritakan bersama Debu dan angin jalan...
Meraih kesimpulan yang takkan pernah pasti adanya.
Termenung dan bertanya pada hati...ada apa dengan semua ini.
Sadar diri bahwa diri bukanlah manusia sempurna, yang slalu penuh dengan kekurangan.
Hanya ini yang kupunya dan kubisa...tak pernah merasa paling benar adanya tapi hanya bisa bertanya dan mencoba...mencoba menyapapun hati dan diri tak kuasa.

Beda, tak sama, diri yang tak sempurna
Bagiku KAU segalanya, murni estetika
Apa yang ku tanam itu yang ku petik
Apa yang ku jalani selalu beri yang terbaik
Impian tentang yang tak berbatas
Jauh dari sempurna tapi membekas

Silahkan jadi hakim tuk semua perkara
Keterbatasan ini tulus jalankan cinta
Terhina dalam hati, tersudut karena beda
Ku sosok tak sempurna yang ingin bermakna

Ku kagumi kelemahanmu
Ku cintai semua kekuranganmu
Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna

Serupa bunga tanpa mahkota
Seperti air mineral tanpa O2
Ku telah jauh kembali susunan alam
Menggali artifakmu lebih mendalam

Karena satu untuk alasan walau itu buruk
Aku seperti plato dalam pemahaman
Dunia indrawi bukan bentuk keindahan

Mungkin kau mengerti, mungkin kau tidak
Masa lalumu seperti gading yang bisa retak
Mungkin kau sadari, mungkin kau tidak
Tapi ku yakin kau tetap yang sempurna

Meski lemah kau tetap hal yang terindah
Kau yang terindah
Meski rapuh kau tetap hal yang terindah
Kau yang tak sempurna
#BondanFade2Black

Sabtu, 02 Februari 2013

Peristiwa Memetik Hikmah

"Ternyata semua yang kita rasakan dan lakukan seakan tak berharga sama sekali"

*********************************
Serangkai kata yang mungkin keluar dari dalam diri ketika sebuah keputus-asaan mulai menggerogoti diri...ketika sebuah kenyataan atas sebuah usaha ternyata tak berharga sama sekali...
Tapi kita lupa...bahwa setiap yang kita lakukan akan ada balasannya,insyaAllah kalau memang kebaikan,Allah ga akan lupa koq...malaikat selalu standby buat nyatet untuk ditebus kepada Allah. Jadiii...kamu ga sendirian dan kamu ga akan pernah merasa kecewa...ingetkan kalau kamu sering bilang :
"Kalau kamu niatnya untuk makhluk, bisa aja berujung kecewa...Tapi kalau kamu niat karena Allah, itu akan semakin membuatmu kuat dan berusaha tersenyum apapun masalahnya, karena yang pengen kamu dapetin itu Ridho-Nya"
Bahkan kenyataan yang terjadi saat ini, adalah cara-cara thogut yang bertebaran ingin menghancurkan visi kita, Lihatlah perjuangan para qiyadah kita yang berjuang disarang-sarang fitnah harus siap dengan konsekuensi mereka akan menjadi sasaran para penentang islam dan di fitnah.
Mereka yang berfikir keras untuk kemajuan ummat...bekerja untuk Allah dan bekerja untuk Indonesia mulai merasakan beratnya perjuangan dengan amanah mereka..
_____________MEMBANGUNKAN MACAN YANG TIDUR______________

"misi -misi kebaikan yang dituduh sebagai alih pencitraan, visi yang diputar balikan faktanya..takkan menyurutkan langkah kami dalam berjuang membangun peradaban yang mulia. Mereka yang diamanahkan sejuta ummat untuk membangun da'wah disana Mengapa kita sebagai jundiyah masih saja berfikir untuk keuntungan diri sendiri.Mengapa kita harus lemah dengan masalah ummat yang baru segelintir ini...mengapa kita harus menyurutkan langkah...visi kita adalah visi bersama untuk kebaikan semua ummat...
Dan saatnya kita memperbaiki niat-niat kita...visi dan misi kita,,,Allah memberi hikmah dengan cara yang baik walau harus meneteskan air mata..Selalu dengan peristiwa kita memetik Hikmah untuk perbaikan...dan berhati-hatilah...ujian kita bukan hanya dlm external..tapi bisasaja orng2 disekitar kita yang berselimut menyembunyikan diri untuk kebebasan sendiri.
"Iyyaa kana'budu waiyya kanash ta'iin...Iyyaa kana'budu waiyya kanash ta'iin...Iyyaa kana'budu waiyya kanash ta'iin"
"Ni'mal Maulaa wa ni'mannashiir"
Menikmati Jalan da'wah, Ujian itu berupa diri, benda dan orang lain atau sekeliling kita....maka mohon petunjuklah selalu agar terhindar dari segala godaan dunia.

Minggu, 13 Januari 2013

Perjuangankah itu ...??

Tersebutlah disebuah kampus ternama, sebuah fakultas mengadakan seminar tentang memanaje kepribadian dengan mengundang pembicara yang sudah berpengalaman dalam bidangnya sebutlah si fulan...salah satu dari panitia akhwat itu sebutlah fulanah adalah kordinator acara saat itu, sehingga aktifitas dengan pembicara lebih banyak dibanding yang lain...akhwat yang cantik, cuek, supel, ramah dan cerdas ini adalah salah satu primadona pria-pria dikampus tersebut terutama difakultasnya...banyak laki-laki biasa, ikhwan bahkan nonmuslim sekalipun menaruh hati padanya dan beberapa dari mereka mencoba melamarnya. Dengan kecuekan dan kesupelannya itu membuat ia tak merasa risih ataupun takut karena ia tak mempedulikannya, selama masih dalam koridor yang wajar dengan mudah ia menolak ajakan ikhwan-ikhwan yang mengajak ta'aruf dengannya.

Hingga suatu hari ada sebuah sms masuk dalam inboxnya "Assalamu'alaikum wr wb..'afwan dengan mba fulanah yaa...saya mau mengembalikan pulpen yang mba pinjamkan pada saya waktu seminar difakultas mba, alamat rumah mba dimana yaa, mungkin bisa saya antar kerumah"..
Segera fulanah menelfon balik no yang masuk dalam inboxnya tadi dan mengatakan "Assalamu'alaikum..dengan bapak fulan yaa, iya saya fulanah yang meminjamkan pulpen pada bapak..ga apa-apa koq pak, bawa aja, anggap aja kenangan dari panitia...ga usah diantar kerumah,," , kemudian fulan menjawab
"wa'alaikumsalam...iya ga apa-apa,saya paling ga bisa bawa barang orang, walau hanya sekedar pulpen, kebetulan saya akan ke Jakarta, mungkin bisa sekalian lewat, boleh saya minta alamatnya..."
"Ya sudah terserah bapak aja...jadi ngerepotin cuma gara-gara pulpen..(kemudian fulanah memberikan alamatnya pada si fulan) "..tak lama percakapan dalam telfonpun berakhir dan diakhiri dengan keanehan dalam pikiran si fulanah.. *Ternyata hari gini masih ada yaa orang seperti itu...pembicara lagi...ah bodo amat itukan urusan dan maunya dia..emang urusan gue...* jawab fulanah dalam hatinya.
Tak lama seminggu setelah itu, alangkah kagetnya fulanah..saat ia membuka pintu sore hari setelah ia selesai menutup Toko Keluarganya. Ternyata si fulan benar-benar melakukan apa yang ia katakan untuk datang kerumah dengan alasan mengembalikan pulpen. Dipersilhkanlah fulan masuk layaknya tamu yang sedang bersilaturahim kerumahnya. Diperkenalkanlah fulan dengan keluarganya, fulanah bingung harus apa,ia panggillah kakak laki-laki kesayangannya yang selalu menjaganya di kampus dan pemimpin dikeluarganya yang menggantikan sosok ayah yang telah lama tiada..
"Kak..gw ga tau ya tu orang dateng sebenarnya ngapain, tapi feeling gw ga enak neh..kayanya ada maksud lain,lu ajak ngobrol aja yaa, urusan gw sama dia cuma ngembaliin pulpen dan udah selesai..terserah mw diapain, gw ke kamar ya ka..please, gw serahin ke lo ya.." pintanya memohon pada sang kakak,lalu ia meninggalkan ruangan dan masuk kedalam kamar.
Mulailah percakapan antar ikhwan ini dimulai seperti orang yang sudah akrab, mereka bercerita dan saling memberi pengalaman, diujung pembicaraan ternyata fulan menyatakan maksud kedatangannya kepada fulanah yaitu mengajak fulanah ta'aruf...dengan meminta izin pada ibu dan kakaknya langsung yang memang sebagai wali pengganti ayahnya. Maka pertemuanpun berakhir dan fulan pamit untuk permisi pulang tanpa fulanah tau maksud kedatangannya secara jelas.

Setelah tak nampak mobil si fulan dari kejauhan...keluargapun masuk, menutup pintu dan menuju ruang tengah. Bak tersambar petir fulanah setelah mendengar cerita sang kakak maksud dari kedatangan si fulan tadi.."Hah..ka, serius tu orang ngajakin fulanah ta'aruf, ya ampun, aku tuh belum siap ka , mah.., belom ada pikiran kesana,,,fokusan fulanah sekarang adalah bantuin mamah ditoko, ngurus adik-adik kesana kesini dan lagi mau skripsi dulu mah..ka,lagiankan fulanah kan masih 20 tahun...target fulanah nikah itu nanti setelah fulanah rasa semua udah berjalan baik.."

"oo gtu...kamu tuh akhwat fulanah, siap ga siap..seorang wanita ketika ada laki-laki baik , apalagi baik agamanya yang ingin melamar..tidak boleh langsung ditolak,,,kapan kamu target semua yang terjadi dikeluarga kita bisa selesai kalau cuma itu alasanny??sangat tidak syar'i..kamu kan udah paham itu" nasehat dan tanya sang kakak.

"yaaaa...ga tau si ka kapan, fulanah belom punya targetan ke arah situ..kakak taukan, semua laki-laki yang datang ke Fulanah, kan kakak yang tolak juga" jawabnya tak mau kalah..

"Itu sih terserah kamu..tapi kenapa ga coba kamu istikhorohin dulu aja, kali aja itu memang jodoh kamu, sayang lho..penampilan siiih standar, tapi pengetahuan agamanya cukup baik, sudah mapan, S2 pula...dan yang paling penting dia juga tarbiyah,,"

"teruuusss...fulanah harus terima gitu?..kaaak..kalau aku ga mau masa dipaksa...maaah, menurut mamah gimana??" pintanya

"Yaa kalau mamah si terserah kamu, lagian mamah juga pengen kamu biar ada yang jagain, asal kamu ga ninggalin mamah aja nanti..pas mamah ngobrol-ngobrol sama dia tadi..anaknya baik koq,dan udah mapan lagi, jadi mamah terserah kamu ajalah sama kakakmu.." jawab sang mamah... Haripun berlalu, fulanah begitu dirundung kegelisahan yang mendalam...kata siap itu membuat ia harus berfikir seribu langkah,tapi bisa ditepiskan hanya dengan 1 langkah jika dinilai tidak syar'i.Hingga 3 minggu berlalu,Allah membimbingnya untuk menjawab tidak...ternyata tidak semudah itu, fulan yang disangka sudah tidak ada urusan lagi dengannya karena sudah ditolak berusaha terus hingga akhwat ini mau menerima lamarannya. Ia memberikan buku tentang pernikahan pada fulanah, rajin silaturahim kerumah dengan alasan ingin bertemu dengan sang kakak. Hingga 2 bulan berlalu, tanpa disangka fulan mencoba melamarnya lagi..kali ini semakin membuat fulanah bingung bagaimana cara menolaknya, karena sebenarnya tidak ada alasan untuk menolaknya. Dengan nekat, ia mengambil jalan bermaksud untuk membuat illfeel fulan. Dengan tegasnya fulanah menceritakan tentang semua kekurangannya dan sifat buruknya bahkan masalalu jahiliyahnya..dengan harapan fulan merasa tidak cocok.

Jauh diluar dugaan..hal itu semakin membuat fulan yakin untuk benar-benar menjadikannya istri. Hingga akhirnya prosespun dimulai...hingga 2 bulan berlalu entah apa yang terjadi...fulan menggantung dirinya...tapi itu membuat fulanah lega dan berharap semoga berakhir saja.. Tapi kejelasan itu semakin tidak nyata ketika dipertanyakan kembali pada sang ikhwan. Hingga berjalannya waktu tak ada statement apapun antara setengah hati ingin tetap menjalani atau tidak, seolah tak pernah terjadi apa-apa. Hingga 5 bulan kemudian, Fulan menghubunginya kembali dan menyatakan benar2 serius untuk melamar adiknya pada sang kakak karena ia yakin fulan adalah jodohnya disetiap istikhoroh cintanya..Murobbi fulanah pun akhirnya mempertegas kejelasan status mad'u nya ini pada murobbi si fulan..walaupun antara fulan & fulanah tidak pernah komuniaksi secara langsung dalam proses itu, ternyata Hal ini yang membuat fulanah mulai merasakan perasaan antara takut melepaskan atau melanjutkan disetiap istikhoro sepertiga malamnya..Hingga akhirnya Allah manyematkan keyakinan untuk menerima lamarannya setelaah 2x babak ditolak..dan kali ini ia langsung menerimanya dengan penuh keyakinan ketawakalan padaNya, apapun yang diterima manusia pastilah yang terbaik.

Mungkin memang mereka sudah ditakdirkan berjodoh walaupun harus melewati 3 babak sebuah ujian keimanan antara harapan dan kenyataan.
Yah..semua itu harus ada perjuangannya ketika memang yakin, juga siap dan matang dengan segala kemungkinan. Allahpun menjawab do'a dan harapan..cita-cita dan asa seorang hamba yang terus ikhtiar.
Teringat ada seseorang yang menasehati saya dengan bijaknya.."sesuatu yg baik hrs ditempuh dg cara yg baik pula, itulah sunnatullah (hukum alam), bukankah kita ingin menggenapi Islam? Sebagai da'i atau da'iyah? Kalo suka sama suka, tidak ada penghalang lain kecuali dari si manusianya sendiri, org lain hanya "rame" paling sesaat.
Kalo saya jd si ikhwan ya saya maju terus Selesai, kerjakan yg lainnya..."
emang ikhwan itu pemikirannya terlalu simpel...bahkan saking simpelnya..itu yang membuat kata-kata "wanita ingin di mengerti"... Dan kini fulan dan fulanah menjalani jalan hidup yang ternyata bersamanya fulan dengan fulanah..mempermudah semua urusan yang selama ini ia takutkan.