Sebuah kenyataan tiap peristiwa yang kita lalui kan terukir dan menjadi pelajaran berharga menuju proses yang Terbaik.
Selasa, 24 Juli 2012
DALAM DEKAPAN UKHUWAH
Karena beda antara kau dan aku sering jadi sengketa
Karena kehormatan diri sering kita tinggikan di atas kebenaran
Karena satu kesalahanmu padaku seolah menghapus sejuta kebaikan yang lalu
wasiat Sang Nabi itu rasanya berat sekali: “jadilah hamba-hamba ALLAH yang bersaudara”.
Mungkin lebih baik kita berpisah sementara, sejenak saja menjadi kepompong dan menyendiri
Berdiri malam-malam, bersujud dalam dalam
Bertafakkur bersama iman yang menerangi hati
Hingga tiba waktunya menjadi kupu kupu yang terbang menari
Melantun kebaikan di antara bunga, menebar keindahan pada dunia
Lalu dengan rindu kita kembali ke dalam dekapan ukhuwah
Mengambil cinta dari langit dan menebarkannya di bumi dengan persaudaraan suci,
sebening prasangka, selembut nurani, sehangat semangat, senikmat berbagi dan sekokoh janji..
Dalam Dekapan Ukhuwah..
jadilah orang yang mau berubah, mampu menerima kegagalan, bersedia membahas persoalan, bisa belajar dari orang lain, dan siap melakukan sesuatu untuk mengatasi masalah..
Setiap orang punya kekurangan dan kelebihan maka karena itulah kita bersaudara....
Belajar mempelajari, menerima, memberi apa yang menjadi bagian hidup yang mungkin diantara kita ada keterikatan lain yang sudah menjadi bagian hidup dalam diri
Walaupun kehilangan dan merubah keseimbangan diri
Dalam Dekapan Ukhuwah..
hindarkan diri dari kepengecutan dan mengeluhlah hanya pada ALLAH..
Ramadhan play on your times now....do the best for get the best for everything and anything you wanna get.......
Rabu, 18 Juli 2012
Poni i teruu
Mencoba lupakan keinginan hati
Namun tak ingin menyerah
Tapi mengapa bila mendekat
Rasanya semakin jauh............
Adanya kita, karena kebersamaan yang tulus dan karena Allah....karena ingin mendapatkan ridhoNya pun kita menjaga persaudaraan ini...berbagi suka dan duka...saling menasehati dan mengingatkan bahkan mengejek bukan lah jadi masalah karena semua dilakukan demi kebersamaan yang utuh dalam keceriaan....yah semua berjalan baik baik saja dan menjadi kenangan terindah yang pernah dimiliki...
Kesal maupun kerinduan dengan sifat, sikap dan tingkah laku yang menyatu dalam sebuah kelengkapan dalam bersaudara..membuat semua terasa indah dan sulit untuk dilupakan walaupun hanya sesaat....dan selalu akan dirindukan sampai kapanpun itu...yah, everlasting memory in THIS life..
Tapi...ketika guncangan persahabatan itu harus berubah karena nothing menjadi something...membuat semua jadi salting....keterbiasaan berubah menjadi keterbatasan...sahabat menjadi #tuuuuuuuuuuuuuut...tapi sayang berakhir dengan rasa luka yang mendalan demi menyatukan persahabatan....atas nama persahabatan,mungkin harus mengorbankan perasaan...kecewa, sedih yang dirasakan harus dialami....atau mungkin cobaan persahabatan....??? jika cara yang dilakukan baik..mungkin takkan merusak persahabatan itu...
Dihantarkan bak di pelataran...Hati diantara mata...
Ada hasrat yang mungkin terlarang..Satu kata yang sulit terucap..Hingga membuat batin tersiksa...dan sulit untuk dijelaskan..rasa itu tersirat bukan tersurat..Meski harus berkata tidak..Mata kan terus memancarkan sinarnya...membuat diri makin tersesat
Saat bersama...Desah nafas yang tak bisa di teruskan..seakan menyesakkan dada...
hingga menyuluh pada proses ikhtiar rasa...mungkin jika tidak ada proses ikhtiar itu, semua kan tetap baik-baik saja...karena cukup Allah sebagai penjaga dan pemelihara....harapan atas nama surat masa depan begitu menggoda...membuat diri makin terdampar jauh....entah kemana kan bertepi....takdir yang kan menjawabnya....
Hati masih terus belajar menggapai keikhlasan...menanti jawaban yang kan indah pada waktunya....
Bila rasa itu salah...
Hati tetap tertuju untuk yang mengisi sebagian ruang dihati...berharap poni i teeru...
Namun...mungkin memang tak diizinkan untuk menyatu...tapi satu hal...ia takkan pernah padam sebelum Takdir menentukan...katanya bebas memilih tapi jika ada pilihan...kimi no koto ga suki dakara......yasudah jalani apa adanya walaupun ada apanya..demi persahabatan..lepaskan negatif thingking walau something...jangan salting...so anggap aja nothing..Ada Allah jika kita terusa mengasah hati dan berpositif thingking:))...poni i teruu, Anata wa mada shin'yƫ...bismillaah.. :)) GANBATTE...
Jumat, 06 Juli 2012
Mampukah ku Bertahan
Bertahan tanpa kalian...
Berusaha menjauh dari kalian....
Rasanya ingin kuhempaskan semua asa yang ada dihati ini...
Dan itu sudah kulakukan......
Tetap saja tak bisa dilupakan....
Tetap saja belum bisa melepaskan...
Tetap saja penyesalan terkadang berubah menjadi kekesalan...
Tetap saja secercah harapan terkadang masih menghantui...
Berjalan jauh dari keramaian kota dan orang-orang, ditengah perjalanan yang pasti...
Malam sepi ditemani pepohonan nan hijau tertiup angin malam...
Lampu-lampu taman kota menghiasi pemandangan yang kurasakan...
Indah...seru,..keren..syahdunya angin malam menemani kesendirian ini menghempas semua asa dan harapan....merefreshkan hati dan pikiran ini..
Bersama sahabat setia yang menemaniku kemana dan kapanpun kuingin pergi...walaupun berharap ada yang lain menemani...bukan menjadi penghalang kunikmati apa yang sedang terjadi pada diri ini...
Walau kadang rindu kian menyapa....
Walau kadang diri ini mulai tak kuasa...
Itu semua hanya cobaan agar ku menjadi lebih kuat dan tegar...
Huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.......................rasanya pengen nangis..tapi g penting buat nangis...rasanya pengen teriak...tapi ga guna juga jika teriak......yah kudu istighfar yang banyak..biar dijauhin dari syetan dan diampunin khilafnya.....
Ramadhan bentar lagi.....harusnya menyiapkan diri untuk jadi lebih baik.....Ingat Pintu harapan terhampar luas untuk setiap do'a,,pintu ampunan terbuka lebar untuk tiapkesalahan....dan pintu jannah yang dinantikan merayu-rayu untuk kita rasakan.........Keep going on n Keep Up spirit.....masa kaya gini aja udah cengeng....bikin jenuh hati aja.....Just be you n' gonna be allright.....
SEMANGAAAAAAAAAAAAAAAAT....BISMILLAAH.......#PasangSenyumSelebar-lebarnya :))).............
Rabu, 27 Juni 2012
Semua Ada Saatnya
Ada saatnya semua yang biasa kau lakukan harus terhenti seketika karena sesuatu dan lain hal....ada pula saatnya kau terbiasa dengan seseorang tiba-tiba harus berhenti membiasakan juga karena sesuatu dan lain hal....ada juga saatnya ketika kau miliki segalanya semua hilang didepan mata tanpa diduga....
Semua yang ada didunia ini memang hanya sementara..ga ada yang abadi, karena semua hanya titipan yang singgah didiri untuk waktu yang tidak ditentukan berapa lamanya...sebentar ataukah hingga kita tak sadar bahwa itu semua hanyalah titipan....
Berusaha sekuat hati menerima semua kenyataan yang ternyata hanya titipan itu kadang membuat diri merasakan ada sesuatu yang hilang....
yah..hilang terasa,,karena telah terbiasa....kata-kata pepatah itu ada benarnya juga "bisa karena terbiasa".......
Biasa bercerita apa adanya..kini semua tak harus diceritakan..
Biasa tertawa tanpa beban...kini hanya bisa tersenyum...
Biasa terbuka....kini tak semua harus dibuka...
Biasa apa adanya..kini harus berkata ada apanya..
Bahkan ketika kau terbiasa hidup...dan tiba-tiba kehidupan itu harus berakhir..??
Sudahkah kita siap untuk membiasakan itu..???
Lalu..jika kebiasaan itu telah membuat kita nyaman, dan tiba-tiba harus berlalu..yang ada hanyalah ketidaknyamanan dan kerinduan...
Semua sudah ada jalannya masing-masing....
Itulah lika-liku kehidupan yang penuh dengan Rahasia illahi...
Tidak tau kapan Rahasia itu terbuka menjadi jawaban atas semua pertanyaan...
terkadang yang terfikir hanyalah untuk diri sendiri..
orang lain yang ada disekitar kita...kadang belum kita biasakan merasakan manfaat diri kita....padahal itu adalah bekal amal Hingga Rahasia kematian yang kau tak duga bisa saja seketika hadir dan tanpa persiapan tiba-tiba databg,,,maka persiapkanlah..!
Kau biasa memberi karena Sang Maha Kuasa telah terbiasa memberikan yang terbaik untuk hambaNya hingga mengajarkan kita arti memberi...sesungguhnya Allah telah mengajarkan dan membiasakan diri kita untuk tiap-tiap kebaikan sebagai bekal amal dikehidupan dunia ini..maka mulailah kau biasakan dirimu untuk semua yang akan terjadi...
Minggu, 17 Juni 2012
Terbesit ketika Berniat
Niat...tak semudah kau mempertahankan kemurnian ketika dihadapkan pada banyak pilihan. Kadang bisa berubah ditengah perjalanan. Bisa membuatmu beruntung dan puas ketika semua yang diniatkan berjalan dengan baik. Tapi bisa membuatmu rugi bahkan kecewa jika ternyata jauh diluar rencana.
Tapi semua sudah terjadi ketika niat itu berjalan tidak sesuai rancangan. Ya..nikmatin saja...walaupun sedikit kecewa, itu kan hasil usahamu ..berarti segitu juga hasilnya. Totalitas itu sulit yah...??
Usaha itu penuh cobaan yah...??
Perjuangan itu melelahkan yah...??
Pengorbanan itu kadang pahit rasanya...
Dan semua itu hanya bisa dibayar dengan kesempurnaan do'a kita pada Sang Robbul Izzati...saat dan sebelum semua yang dinitkan dan direncanakan itu terjadi.
Lagi-lagi harus meyakinkan diri untuk terus siap...apapun itu!!!
Lagi-lagi kata Harapan Itu masih ada...Harus disematkan dalam hati...
Allah tau apa yang ada dalam keyakinan dan harapan kita...semoga Harapan dan keyakinan ini seutuhnya untuk-Mu ya Robb...
Do'aku menyertai kalian yang kucintai disepanjang hidupku.yang bermakna dalam setiap kata dan tindakan. yang tergores ketika hati ini dipenuhi Ruang cinta. Maka berikanlah Ruang dihatimu untuk Allah dan Rosulmu. sehingga Ruangan itu yang akan memenuhi ruangan hatimu yang lain Menuju Cahaya dan cinta-Nya...
Dan niat yang ada dilubuk hatimu senantiasa tujukkan hanyalah untuk Allah Yang MahaKuasa atas segala sesuatu.
Jumat, 25 Mei 2012
BERJUANGLAH
Perjuangan.....
Yah..perjuangan itu memang sulit..butuh pengorbanan extra ketika semua ikhtiar semaximal mungkin dijalankan...tenaga, waktu, pemikiran termasuk perasaan ketika harus mengahadapi banyak alasan yang tak diinginkan merujuk pada rasa tak kepedulian..atau jika berusaha berpositif thingking..mungkin yang mereka agendakan lebih penting....yah semua orang memiliki prioritas masing-masing dalam menentukan aktifitasnya dalam memenuhi kebutuhan diri maupun jama'ah....
Dan ketika kau merasakan bekerja sendirian...disitulah titik perjuangan yang kau bayar dengan pengorbanan...tak usang ditelan masa ketika tujuan atas perjuanganmu itu hanyalah untuk mendapat keridhoan dan balasan dari Sang Maha Adil... Allah SWT...
Ketika kau yakin kau tak sendirian maka kekuatan-Nya lah yang membantumu, memberi punggung yang kuat atas amanah yang sedang kau perjuangkan. Karena amanahmu adalah tanggung jawabmu di akhirat nanti. maka sungguh celaka jika kita termasuk orang-orang yang melalaikan amanah...karena amanah itu berat..bahkan gunungpun enggan diberi amanah.
Maka, "Berangkatlah kamu baik dengan rasa ringan maupun dengan rasa berat, dan berjihadlah dengan harta jiwamu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS. Attaubah : 41)
Kalimat itulah yang harus kau jadikan acuan ketika kau mulai lemah. Karena itu lebih baik bagimu...ringan maupun berat..semua mudah dimata Allah..maka berdo'alah dengan mengharap kemudahanNya selalu menyertaimu. Tak ada yang sulit ketika Allah berkehendak memudahkan..dan tak ada kemudahan tanpa kemudahan dariNya...maka BERJUANGLAH
::.....KEEP HAMASAH.........BISMILLAAH....!!!::
Minggu, 13 Mei 2012
...::Pemuda dan Bangsa Hari ini::...
Tidak hanya ide-ide liberal yang merusak sendi-sendi dasar Islam, tapi juga pengaruh negatif budaya, ekonomi, sosial, politik yang ditawarkan sistem demokrasi liberal. Begitu kuatnya gelombang informasi melalui media-media juga menambah kesumpekan kehidupan masyarakat muslim di Indonesia.
Budaya populer yang hedonistik dan konsumtif merajalela di setiap perilaku orang-orang Indonesia. Ditambah perilaku media massa yang ikut menampilkan sosok-sosok panutan yang mewakili gaya hidup hedonis dan konsumtif. Atas nama keuntungan materi, konser-konser musik yang menghabiskan miliaran rupiah pun digelar. Ini adalah cara efektif mengubah perilaku masyarakat dengan pemberian label moderen. Pendefinisian moderen pun menjadi tidak jelas. Moderen diartikan sebagai jika tidak mengikuti gaya rambut artis anu, maka tidak moderen. Jika tidak mengikuti gaya baju penyanyi anu, maka tidak moderen.
Selain itu, pornografi dan minuman keras yang semakin mudah didapat dan kian merusak alam pikir generasi muda, juga bagian dari efek negatif globalisasi. Sialnya, para wakil rakyat di Parlemen justru mengumbar aksi pornografi di tengah-tengah masyarakat. Video-video porno orang-orang terhormat itu juga tidak lepas dari perilaku politik Machiavelisme. Sangat mudah diterka jika penyebaran video cabul tersebut tidak lepas dari intrik politik untuk menjatuhkan seseorang.
Benturan budaya dan perilaku sosial ini yang menjadi pemicu aksi-aksi jalanan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok umat Islam. Sementara negara merasa tidak perlu mengatasi masalah ini, karena berangkat dari filsafat liberalisme yang individualistik. Filsafat liberalisme mengajarkan bahwa individu manusia adalah bebas maka tidak perlu ada campur tangan negara. Makna bebas pun ditafsirkan secara serampangan, dan bertabrakan dengan hakikat yang menyatakan bahwa kebebasan seseorang dibatasi oleh kebebasan orang lain.
Dari segi politik dan hukum, negara lebih disibukkan dengan kasus-kasus korupsi yang dilakukan para penyelenggaranya. Sementara, masyarakat hanya bisa terhenyak menyaksikan perilaku mereka melalui media-media massa. Sejak awal reformasi, kita menyaksikan gerakan masyarakat di Indonesia terjadi begitu mudah. Pemicunya begitu beragam, namun bisa disimpulkan inti dari gerakan massa adalah ketidakpuasan masyarakat terhadap sesuatu.
Teori kesempatan politik terbuka ini membutuhkan banyak faktor, selain tentunya dukungan dari pemerintah. Faktor tersebut adalah mobilisasi struktur. Teori mobilisasi struktur ini menjelaskan bahwa gerakan sosial membutuhkan lembaga atau organisasi yang dapat dimobilisasi. Teori ini menekankan jika aktor mampu memobilisasi struktur organisasi maka gerakan sosial akan dianggap sukses. Bahkan, kelompok-kelompok minoritas mampu menguasai kelompok mayoritas karena adanya kekuatan-kekuatan modal. Istilah tirani minoritas menjadi adagium yang pas untuk menggambarkan kondisi sosial di Indonesia saat ini.
Kehadiran negara pun nihil ketika berhadapan dengan kepentingan dan suara-suara umat Islam. Tidak berlebihan jika mengatakan umat Islam tertindas, sementara negara berupaya meninabobokan mereka melalui pemikiran-pemikiran berbeda berbalut kajian limiah. Salah satu contohnya adalah dengan gencarnya pembuatan kurikulum pendidikan yang dirasuki pemikiran sekularisme, pluralisme dan liberalisme. Kondisi demikian tentunya menambah parah hubungan sosial muslim dengam muslim atau muslim dengan negara.
Inilah sebenarnya mengapa begitu sulitnya melawan kelompok-kelompok liberal karena mereka sudah masuk dalam level penyelenggara negara. Tentunya hal ini seiring berjalan dengan kuatnya dominasi barat atas Islam di berbagai belahan bumi ini.
Secara teoritis, gerakan sosial dianggap sukses jika para pelopornya mampu menekankan pentingnya innovatice collective action. Inovasi aksi kolektif adalah pilihan-pilihan strategi aksi dalam mencapai tujuan gerakan sosial. Ada dua strategi besar dalam inovasi ini, yakni pertama, apakah agent atau aktor akan mempergunakan cara-cara kekerasan atau yang kedua aktor-aktor gerakan sosial mempergunakan di luar cara-cara kekerasan. Masyarakat pun semakin cerdas membaca perkembangan.
Lalu bagaimanakan peran kita sebagai pemuda muslim yang menjadi saksi atas Negara yang mulai tertindas perlahan karena perilaku bangsanya sendiri???.
Dimanakah pemuda islam yang didambakan sebagai agen perubahan ??
Dimanakah keberanian kita sebagai pemuda yang masih terlelap dengan keadaan negaranya yang sudah mulai jauh dari nilai-nilai moral??
Dimanakah para pemuda yang senantiasa menjadi garda terdepan layaknya para pemuda palestina yang berlomba-lomba berada di barisan depan setiap mereka berhadapan dengan para zionis… hanya pemuda-pemuda terbaiklah yang mampu berada di barisan paling depan..mereka adalah
" Yang terbaik penguasaan senjatanya, terbaik fisiknya, terbaik kondisi ruhiyahnya..."
"Yang ada di garis terdepan ini hanya para pemuda yang hafal Quran 30 juz, bertahun-tahun terbukti solat berjamaah di masjid terutama subuh.."
“Yang selalu bangun shalat tahajjud”
“Yang paling jauh dari maksiat dan yang paling menjalankan sunnah”
Karena Kualitas Ruhiyah yang Mutlak inilah mereka mampu menghadapi para zionis dan syahid dijalanNya.
Lalu Bagaimanakah Kita ???
Yah..pertanyaan itu hanya kalian yang bisa menjawab ..Apakah kita termasuk yang mengaku pemuda? Apakah kita termasuk yang terus senantiasa menjadi pemuda yang berada di barisan terdepan dalam menegakkan yang kebenaran diruang ketidakadilan dan kezhaliman?..
yang senantiasa, menjaga & meningkatkan kualitas ruhiyahnya agar senantiasa dicintai Robbnya?
dan Apakah kita pemuda yang peduli dalam mengambil sikap atas apa yang terjadi dengan bangsanya sendiri dari para kaum liberalis, kaum yang ingin terus menghancurkan islam lewat setiap sendi-sendi kehidupan kemarin, saat ini dan nanti….???
Apa yang kita dambakan selain memohon perlindungan, kekuatan dan pertolongan Allah.
Juga perbaikan diri atas amanah kita sebagai khalifah dimuka bumi dan Pemuda di Negaranya sendiri??
Wallohu’alam bisshowab..
Langganan:
Postingan (Atom)

