Sebuah kenyataan tiap peristiwa yang kita lalui kan terukir dan menjadi pelajaran berharga menuju proses yang Terbaik.
Kamis, 03 Januari 2013
Rasanya Ingin sekali
Khadijah binti khuwailid, adalah nama yang sudah tidak asing lagi….
Beliau di juluki Ath-thohirah, yang berarti bersih dan suci. Beliau tumbuh dalam lingkungan keluarga yang mulia dan pada gilirannya beliau menjadi seorang wanita yang cerdas dan agung. Beliau dikenal sebagai seorang yang teguh dan cerdik dan memiliki perangai yang luhur. Karena itulah banyak laki-laki dari kaumnya menaruh simpati kepadanya.
Setelah bercerai dengan suami yang pertama, banyak dari para pemuka-pemuka Quraisy yang menginginkan Beliau untuk dijadikan istri, tetapi, Khadijah lebih memprioritaskan perhatiannya dalam mendidik putra-putrinya, juga sibuk mengurusi perniagaan yang kemudian dari hasil usaha yang di kelolanya, Beliau menjadi seorang yang kaya. Kepandaian dan kejelian Beliau, kemudian Beliau menawarkan Muhammad yang pada saat itu belumlah diangkat menjadi Nabi, untuk menjual dagangannya. Kejujuran dan sikap profesional yang di miliki Muhammad dalam berdagang, membuat kekayaan Khadijah semakin bertambah banyak.
Khadijah memiliki wajah yang cantik, berasal dari keturunan yang terhormat, memiliki martabat karena kepandaian dan kecerdasaanya, dan ia juga adalah wanita yang kaya raya. Maka tidaklah mengherankan dengan kondisi yang demikian itu semakin banyak para pemuka Quraisy yang terhormat dan kaya raya ingin menjadikan Khadijah sebagai istri. Singkat cerita, semua tawaran tersebut ditolak oleh khadijah, karena hatinya telah tertambat pada pribadi yang terpercaya, jujur, profesional dalam bekerja, dan memiliki akhlaq yang mulia, ia adalah Muhammad. Dan Allah mentakdirkan mereka untuk menikah, walaupun pada waktu itu, umur Khadijah yang telah sampai di usia 40 Tahun kecantikannya tetap mempesona Muhammad yang berumur 25 tahun.
Keutamaan Khadijah diriwayatkan sebagaimana sabda Rasulullah saw ;
“Tidaklah Allah mengganti untukku (istri) yang lebih baik darinya (khadijah). Dia beriman kepadaku saat orang-orang kufur. Dia mempercayaiku saat orang-orang mendustaiku. Dia memberikan hartanya kepadaku saat orang-orang mengharamkan harta untukku. Dan dia memberikan aku anak saat Allah tidak memberikan anak dari istri-istriku yang lain”.
Khadijah adalah sosok wanita pilihan yang Allah amanahkan untuk mendampingi Muhammad dalam menjalani tugasnya sebagai Rasul Allah.
Salah satu hikmah yang bisa kita petik dari kisah hidup khadijah, adalah keuletannya, kesungguhannya, kecerdasan dan ketelitiannya dalam menjalankan usaha perdagangan. Tetapi, semua usahanya itu tidaklah ia jadikan semata-mata untuk kesenangan yang bersifat keduniawian semata. Sebagaimana sabda Rasulullah, Khadijah dengan rela memberikan hartanya untuk kepentingan dakwah Rasulullah. Dan hal itu, Beliau lakukan sampai ajal menjemputnya.
Dan Allah memberikan pilihan bagi kaum wanita, apakah ia mau memilih sebagai pekerja, wanita karier, pengusaha, atau sebagai ibu rumah tangga.. Semua itu sama baiknya.
Selama ia menjaga kehormatannya, harga dirinya, dan taat pada aturan yang Allah tetapkan. Apapun pilihannya, Insya Allah akan bernilai pahala.
Dalam kisah Siti Khadijah, Allah telah mengabadikan teladan bagi kaum wanita…,
Khadijah, adalah wanita yang cerdas, ibu rumah tangga yang amanah, pendidik bagi anak-anaknya, pengusaha yang sukses, Istri seorang Nabi dan Rasul, dan pejuang di jalan Allah….
Dan tidaklah mungkin Allah jadikan khadijah sebagai teladan jika tidak mungkin untuk di teladani, karena pada dasarnya, kaum wanita…adalah kaum yang mampu melakukan semua itu…
Bagaimana bisa seperti khodijah..menjadi seperti ibuku (Sabar, Penyayang, adil, selalu mendahulukan anak2nya,teman dan pendidik yang baik untukku), seperti itu saja diri ini masih sangat jauh...Luar biasa ya, istri Rosulullaah yang satu ini..bahkan Allah pun menitipkan salam untuknya lewat malaikat jibril....
Ya Robb...aku bukanlah seperti khodijah, aku hanya wanita biasa yang ingin mendapatkan yang diluar kebiasaanku agar aku dapat belajar darinya dan membimbingku menjadi wanita yang lebih baik..!!!
Jumat, 28 Desember 2012
Meraih Gemilang
#Song Of Andien "Gemilang"
Hari terus berganti banyak yang tlah terjadi
Dirimu kian pasti segala kan ku raih
Bila esok menjelang bahagiapun kan datang
Bintang di angkasa bersinar gemilang
Waktu terus menguji tekad yang ku miliki
Kini tlah terbukti segala kan ku gapai
Rintangan ku hadapi cobaan ku lalui
Semua tlah ku dapati tetaplah gemilang
Tempatku tuju segala angan dan harapan
Tempat ku padu cita-cita dan impian
Tempat ku tuju setiap langkah yang berarti
Tetap menyatu dalam hasrat dan tujuanku selalu
Gemilang adalah hasil dari pada totalitas yang pada akhirnya kegemilangan yang dihasilkan
-christine Hakim-
Bisa memberikan prestasi bukan hanya untuk sendiri, tapi untuk orang banyak
-Susi Susanti-
Sesuatu yang sebenarnya kecil tetapi punya pengaruh luar biasa untuk banyak orang
-Anne Avantie-
Suatu keadaan yang dicapai seseorang yang tidak banyak orang lakukan
-Mutia Hatta-
Semangat untuk melihat kedepan dan keyakinan kalau kita bisa raih
-mira lesmana-
Apapun yang terjadi...Semua ada Campur Tangan Allah dalam memberi yang terbaik untukku dan sekelilingku..sekarang ataupun nanti...:)
Minggu, 23 Desember 2012
Aku Harus Kuat
Melangkahkan kaki dengan pasti menuju satu tujuan...termenung ketika teringat yang terjadi hingga saat ini...memperhatikan orang-orang yang berlalu lalang dengan aktifitas mereka masing-masing...syukur, senang, iba, sedih...ketika mata ini melihat apa yang ada disekeliling...ditengah sibuknya orang-orang berdesak-desakkan menuju tempatnya masing-masing didalam angkutan umum ini..dengan pikiran mereka masing-masing..entah apa,Tiba-tiba hati begitu terhenyut keras..tak kuasa menahan jeritan hati...mata ini mulai berkaca-kaca tak terhankan jatuh membasahi pipi dan kelopak ini...haruskan ku bertahan...ini lebih dari yang terbayangkan...mengapa disela semua keramaian itu, merasa sendiri dengan semua keadaan dan kenyataan...adakah ia mengerti apa yang dirasakan saat ini...atau iapun bingung dengan kenyataan yang harus ia putuskan...haruskah selalu seperti ini??? Disaat semua yang tak kuinginkan ternyata terjadi lagi...??? #KhawatirTakBeralasan
Jumat, 21 Desember 2012
me..??
Selama masih bisa diperjuangkan....maka perjuangkanlah !!!
Kita hanya manusia biasa yang ikhtiar Agar takdirNya mungkin saja bisa seperti yang kita harapkan....:)
Aku hanya ingin menjadi manusia yang belajar meraih keikhlasan..bukan pelarian...
Jika itu yang membuatmu aneh dan bertanya...mengapa sampai detik ini aku berusaha dengan sekuat hati tetap menjalani..karena aku yakin, Allah takkan pernah salah menentukan takdir seseorang..
Tapi jika kau tidak yakin dengan semua yang sedang dijalani ini...karena kekuranganmu atau kekuranganku ,lebih baik cepat beri keputusan...
Masalalu bukanlah alasan bagiku untuk berhenti melangkah mencoba menjalani, walau terkadang hati takkan pernah melupakannya...
Sekuat apapun hati meminta, jika Allah tidak mentakdirkan...untuk apa aku perjuangkan
Aku menjalani ini karena aku ingin yang terbaik dariNya bukan yang terbaik menurutku
Mungkin kau yang kubutuhkan walaupun bukan yang kuinginkan..
Jika kebahgiaan itu bisa ku dapat karena Aku membutuhkannya..maka apa lagi yang harus kuinginkan selain bahagia didunia dan diakhirat..
Jumat, 14 Desember 2012
Niat dan dalam Pandangan
Masukan itu datang ketika ia memberi contoh bagaimana agar menjadi baik...tapi jika hanya sekedar menyatakan dalam sebuah kata saja...penafsiran tiap orang bisa saja berbeda dan mungkin akan membuat objek itupun bingung ketika ingin melakukan masukan tersebut...lalu, bagaimana jika kondisi yang ada saat itu membutuhkan karakter orang yang diberi masukan itu..?? apakah harus diam untuk mempertahankan kondisi yang buruk...apakah harus diam demi mereda sifat yang dikatakan oleh orang itu buruk...apakah itu memang dikatakan buruk??
Sempat tidak mengerti bagaimana seseorang memandang tentang arti egois...egois itu ingin menang sendiri tanpa memikirkan orang lain...lalu bagaimana jika cara seseorang mengungkapkan sebuah pemikiran dengan sangat keras demi kepentingan orang banyak, bkn kepentingan sendiri tanpa bermaksud untuk menang dari yang lain dengan kondisi tidak ada perlawanan sangat keras dan dapat dikondisikan...apakah itu egois??
Mungkin hanya cara pengungkapan saja yang membuat itu jadi salah sehingga terlihat egois, cara yang terbiasa dilakukan dengan kondisi orang- orang yang penuh dengan argumen harus berbanding dengan orang -orang yang hanya bisa berkomentar...Berarti, cara menyatakannyalah yang harus diperbaiki..so ingatkanlah mereka ketika mereka sedang melakukan itu, karena terkadang mereka melakukannya tanpa sadar dan tanpa maksud apapun..makansering-seringlah kalian mengingatkan dalam keadaan lapang maupun sempit demi kebaikan dalam kesabaran dan ketaatan..
#Introspeksi
Minggu, 09 Desember 2012
Ruang itu
Kala hati ini membiasakan untuk tidak mempertanyakan..maka pikiranpun terbebaskan..
Kala hati mulai resah dengan segala kemungkinan..maka pikiranpun mulai terbebankan..
Hati semakin was-was dengan pengharapan..
Sikap kadang mulai tak tersadarkan...
Kata-kata mulai lebih menekankan...
Menuntut kesabaran , menanti kenyataan dari konsekuensi pilihan
Jika ya..maka itu adalah yang terbaik..
Jika tidak..maka bersiaplah dengan rangkaian yang lain yang lebih baik dan terbaik nanti...Allah memberi sesuai apa yang kita butuhkan..bukan yang kita inginkan..apapun itu
Jumat, 30 November 2012
Untukmu Para Pejuang
Bismillaah...
Apabila seorang hamba benar-benar konsisten dengan keinginannya, maka Allah akan menolongnya.
"Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhoan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya, Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik "( QS. Al-Ankabut : 69).
Kesungguhan itu lawan dari main-main, dan membuat kita lebih perhatian dan menyegerakan untuk dituntaskan. Termasuk Kesungguhan dalam da'wah, ketika seseorang dengan berusaha keras memberi perhatian dan menyegerakan amanahnya untuk dituntaskan dengan segala kemampuan dan apapun yang ia miliki. Para aktifis da'wah dituntut memiliki semangat yang tinggi, tidak boleh ragu-ragu ataupun berhenti ditengah jalan, atau bahkan bermalas-malasan ditengah perjalanan, karena kita yang membutuhkan Da'wah.
Biasanya, ketika meniti perjalanan yang panjang, semangat itu mulai melemah karena kejenuhan atau bahkan kekecewaan, tekad mereka mengendur dan langkah mereka lamban. Dan Pada saat itulah amal islami (Pergerakan Islam) menjadi lemah dan berkurang pengikutnya.
Sebagian mereka merasakan nikmat beristirahat dan santai dengan kondisi itu. Mereka terus-menerus merasa berat dengan beban da'wah bahkan cenderung tidak menyukainya. Memperbanyak senda gurau, serta merasa nyaman dan senang dengan pertemuan yang sepi dari SEMANGAT dan KESUNGGUHAN. Mereka nyaman untuk tidak ikut serta dalam kafilah jihad dan hanya memberi kontribusi yang sedikit. Menyibukkan dengan urusan yang tidak penting hingga melalaikan kewajibannya, serta lupa bahwa kewajiban itu lebih banyak dari waktu yang tersedia.
Sedangkan Orang yang memiliki semangat tinggi dan kesungguhan yang tulus, merekalah orang -orang yang senantiasa menghabiskan usianya, mengorbankan hartanya dan memberikan waktunya untuk kemenangan da'wah.
Assyahid Hasan Albanna mengatakan dalam Risalah ila Assyabab, hlm 180 "........seorang Muslim harus menjadi pelopor dalam segala sesuatu. Ikhwan tidak rela hidup tanpa qiyadah, tanpa amal, dan tanpa keunggulan dalam segala hal, baik dalam ilmu,kekuatan, kesehatan, maupun finansial. Sebab, keterbelakangan dalam suatu sisi dari berbagai sisi yang ada itu akan membahayakan fikrah kami (Ikhwanul Muslimin) dan bertentangan dengan ajaran Islam"
Karena itulah sebagai seorang Muslim dan penyeru da'wah..harus terus memompakan semangat yang tinggi dan kesungguhan yang benar agar kita mampu menunaikan amanah dan tanggung jawab kita untuk sampai pada tujuan yang mulia. Mereka menyingsingkan lengan baju dan bersungguh-sungguh mencari Keridhaan dari Allah . Alqur'an telah memuji sekelompok manusia beriman dengan iman yang sesungguhnya.
"Meraka itu bersegera untuk melakukan kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya" (QS. Almu'minun: 61)
Dan ingatlah, Semangat yang tinggi dan kesungguhan adalah kontribusi juga kesungguhan yang berbanding lurus dengan Ruhiyahnya yaitu kedekatan seseorang kepada Rabb Yang Maha Menciptakan dan Memberi petunjuk kepada MakhlukNya. Sehingga apa-apa yang ia kontribusikan serta merta adalah petunjuk dariNya dalam menjalani semua proses perjalanan da'wah yang kadang harus menguras air mata.
Tanamkan tekad, jauhkan prasangka buruk , lupakan kecewa, Yakin dan dedikasian diri untuk mencapai kemuliaan sejati..Dan sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang senantiasa bersabar dan bersyukur didalam suka maupun duka dalam mengarungi samudra kehidupan dijalan yang penuh aral dan rintangan ini...Maka Bersemangatlah Wahai Pejuang...luruskan niat kita dan susun langkah baru menyambut Kemenangan Da'wah..ALLOHU AKBAR !!!
Langganan:
Postingan (Atom)

