Rabu, 14 November 2012

Hijrahkan Diri dan Hatimu Pada-Nya

Tak terasa sudah memasuki tahun islam yang ke 1434...usiaku udah berapa ya ditahun ini...yang jelas itungannya ga jauh beda...usia yang ganjil ditahun masehi tapi lebih muda ditahun hijriyah..yah aku lahir tahun 1412 Hijriyah ternyata..dan sampai skrg blm pernah menghitung tepat tanggalnya (^‿^)

Dan di 1 Muharam ini kuletakkan semua yang ada dipikiran dan hati selama ini, semua tentang keinginan dan harapan yang kugantungkan padaNya...seiring perjalanan telah terjawab..
Sedih karena ternyata ku masih belum bisa lebih baik dari tahun sebelumnya sesuai harapanku..tentang diri dengan segala keangkuhan sifatnya, tentang ibadah, tentang hafalan hadits dan alqur'an, tentang pengetahuan yang semakin kutau semakin tau ternyata kubukanlah apa-apa yang tidak tau apa-apa, sebelum ilmu itu datang melalui pembelajaran dan pengalaman...semua masih jauh dari baik..jangankan baik..nilai rata-rata aja belum sampai mungkin. Kalau jaman sekolah sekarang "Belum Tuntas KKM'y" apalagi lebih baik atau terbaik..perfect banget kalau ada manusia yang bisa...sayang nilai perfect hanya untuk Baginda Rosulullaah SAW dan orang-orang mulia disisi Allah yang kita ga tau.
walaupun sempat sedih dengan beberapa ujian yang mungkin sampai saat ini ternyata ku belum lulus juga, harapan yang seketika sirna di saat move dari segala keterpurukan yang buatku itu adalah "perdana" dalam hidupku, hingga yang sampai saat ini kujalani..yang belum tau apakah akan bermuara atau masih tertahan oleh bebatuan dan hamparan tanah yang menahan alirannya. Kadang soal hati ga bisa dibohongin..akhirnya auranya sudah tercium oleh syaitan..hingga memudahkannya mengganggu dan membisikan kedalam dada manusia..membuat keraguan bahkan ketakutan hingga manusia kadang salah dalam menilainya.
Bahagia, Karena ku masih diberi kesempatan oleh Allah menarik nafas bebas dan beraktifitas dengan segala yang ada pada diri ini...continue..

Kamis, 08 November 2012

Makhluk Manusia??

Mari kita telusuri, apa kata al-Quran tentang makhluk yang bernama manusia ini…

pertama, manusia itu LEMAH
“Allah hendak memberikan keringanan kepadamu dan manusia dijadikan bersifat lemah” (Q.S. Annisa; 28)
kedua, manusia itu GAMPANG TERPERDAYA
“Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah” (Q.S Al-Infithar : 6)
ketiga, manusia itu LALAI
“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu” (Q.S At-takaatsur 1)
keempat manusia itu PENAKUT / GAMPANG KHAWATIR
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (Q.S Al-Baqarah 155)
kelima, manusia itu BERSEDIH HATI
“Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin , siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah , hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati” (Q.S Al Baqarah: 62)
keenam, manusia itu TERGESA-GESA
Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa. (Al-Isra’ 11)
ketujuh, manusia itu SUKA MEMBANTAH
“Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.” (Q.S. an-Nahl 4)
kedepalan, manusia itu SUKA BERLEBIH-LEBIHAN
“Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.” (Q.S Yunus : 12)
“Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas” (Q.S al-Alaq : 6)
kesembilan, manusia itu PELUPA
“Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya lupalah dia akan kemudharatan yang pernah dia berdoa (kepada Allah) untuk (menghilangkannya) sebelum itu, dan dia mengada-adakan sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah: “Bersenang-senanglah dengan kekafiranmu itu sementara waktu; sesungguhnya kamu termasuk penghuni neraka.” (Q.S Az-Zumar : 8 )
kesepuluh, manusia itu SUKA BERKELUH-KESAH
“Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah” (Q.S Al Ma’arij : 20)
“Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan.” (Q.S Al-Fushshilat : 20)
“Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia; dan membelakang dengan sikap yang sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa” (al-Isra’ 83)
kesebelas, manusia itu KIKIR
“Katakanlah: “Kalau seandainya kamu menguasai perbendaharaan-perbendaharaan rahmat Tuhanku, niscaya perbendaharaan itu kamu tahan, karena takut membelanjakannya.” Dan adalah manusia itu sangat kikir.” (Q.S. Al-Isra’ : 100)
keduabelas, manusia itu SUKA MENGKUFURI NIKMAT
Dan mereka menjadikan sebahagian dari hamba-hamba-Nya sebagai bahagian daripada-Nya. Sesungguhnya manusia itu benar-benar pengingkar yang nyata (terhadap rahmat Allah). (Q.S. Az-Zukhruf : 15)
sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya, (Q.S. al-’Aadiyaat : 6)
ketigabelas, manusia itu DZALIM dan BODOH
“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat[1233] kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh, ” (Q.S al-Ahzab : 72)
keempatbelas, manusia itu SUKA MENURUTI PRASANGKANYA
“Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.” (Q.S Yunus 36)
kelimabelas, manusia itu SUKA BERANGAN-ANGAN
“Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata: “Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?” Mereka menjawab: “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu- ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah;dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu.” (Q.S al Hadid 72)

yah… itulah 15 sifat manusia yang disebutkan dalam al-Quran. Mengerikan bukan? Adapun islam, sudah memberikan solusi untuk segala sifat buruk manusia ini. Sungguh nikmat iman dan islam ini bukanlah sesuatu yang kita dapat dengan murah!!!
solusi pertama, tetap berpegang teguh kepada tali agama dan petunjuk-petunjuk dari Allah
Kami berfirman: “Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (Q.S al-Baqarah : 38)
solusi kedua, tetap berada dalam ketaatan sesulit apapun situasi yang melanda
tetap berada dalam ketaatan disini, berarti bersegera menyambut amal-amal kebaikan. Mungkin seperti syair yang dilantunkan Abdullah bin Rawahah untuk mengembalikan semangatnya saat nyalinya mulai ciut di perang mut’ah ketika dua orang sahabatnya yang juga komandan pasukan pergi mendahuluinya. “wahai jiwa, jika syurga sudah di depan mata mengapa engkau ragu meraihnya”
pun Allah berfirman “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,” (Q.S. Ali Imran : 133)
solusi ketiga, jaga keimanan kita
adalah hal yang wajar, iman seseorang naik turun dan berfluktuatif. Sama mungkin seperti yang dikhawatirkan sahabat Hanzalah, ketika ia curhat kepada abu Bakar bahwa ia termasuk orang yang celaka. Mengapa demikian? karena ia merasa Imannya turun ketika jauh dari Rasulullah. Ternyata itu pula yang dirasakan lelaki dengan iman tanpa retak itu. Hinga mereka berdua akhirnya menghadap Rasulullah. Mendengar permasalahn mereka, Rasulullah hanya tersenyum dan menjawab, “selangkah demi selangkah Hanzalah!”
Tetapi sungguh, iman seorang mukmin yang baik, akan tetap memiliki trend yang menanjak.
Disinilah mungkin loyalitas kita kepada Allah diuji. Apakah kita bisa, belajar mencintai Allah diatas segala sesuatu, belajar mencintai sesuatu karena Allah, serta belajar membenci kekufuran!!!
solusi keempat, Berjama’ah
manusia itu lemah ketika sendiri dan kuat ketika berjama’ah. Adakah yang meragukannya?
Disarikan dari kajian shubuh Mabit Ashabul Quran
Masjid Salman ITB, 16 Muharram 1431

Kamu Yang Mana ya..??

Tiap orang punya karakter yang berbeda..dan tidak tau kenapa seni mempelajari orang lain itu cukup mnyenangkan juga...karena kita ga bisa lepas dari interaksi sosial...yah hubungan antar makhluk individu,hingga kelompok...dan ternyata golongan darah yang ada ditubuh manusia itu mempengaruhi watak dan karakteristik seseorang...karena bawaan gen yang ada didalamnya...tapi tidak bisa dijadikan patokan ya...:))
Apa yg perlu dianjurkan agar tetap sehat :
A (Krn terlalu perfeksionis maka nyantailah sekali-kali, gak usah terlalu tegang dan serius)
B (Krn terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali perlu serius
sedikit, meditasi, main catur)
O (Krn daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga mengobrol santai, jalan-jalan)
AB (Krn gampang capek, maka perlu cari kegiatan yg menyenangkan dan bikin lega).
Gologan darah A
1. Biasanya orang yang bergolongan darah A ini berkepala dingin, serius, sabar dan kalem atau cool, bahasa kerennya.
2. Orang yang bergolongan darah A ini mempunyai karakter yang tegas, bisa di andalkan dan dipercaya namun keras kepala.
3. Sebelum melakukan sesuatu mereka memikirkannya terlebih dahulu. Dan merencanakan segala sesuatunya secara matang. Mereka mengerjakan segalanya dengan sungguh-sungguh dan secara konsisten.
4. Mereka berusaha membuat diri mereka se wajar dan ideal mungkin.
5. Mereke bisa kelihatan menyendiri dan jauh dari orang-orang.
6. mereka mencoba menekan perasaan mereka dan karena sering melakukannya mereka terlihat tegar. Meskipun sebenarnya mereka mempunya sisi yang lembek seperti gugup dan lain sebagainya.
7. Mereka cenderung keras terhadap orang-orang yang tidak sependapat. Makanya mereka cenderung berada di sekitar orang-orang yang ber’temperamen’ sama.

Gologan darah B
1. Orang yang bergolongan darah B ini cenderung penasaran dan tertarik terhadap segalanya.
2. Mereka juga cenderung mempunyai terlalu banyak kegemaran dan hobby. Kalau sedang suka dengan sesuatu biasanya mereka menggebu-gebu namun cepat juga bosan.
3. Tapi biasanya mereka bisa memilih mana yang lebih penting dari sekian banyak hal yang di kerjakannya.
4. Mereka cenderung ingin menjadi nomor satu dalam berbagai hal ketimbang hanya dianggap rata-rata. Dan biasanya mereka cenderung melalaikan sesuatu jika terfokus dengan kesibukan yang lain. Dengan kata lain, mereka tidak bisa mengerjakan sesuatu secara berbarengan.
5. Mereka dari luar terlihat cemerlang, riang, bersemangat dan antusias. Namun sebenarnya hal itu semua sama sekali berbeda dengan yang ada didalam diri mereka.
6. Mereka bisa dikatakan sebagai orang yang tidak ingin bergaul dengan banyak orang.

Gologan darah O
1. Orang yang bergolongan darah O, mereka ini biasanya berperan dalam menciptakan gairah untuk suatu grup. Dan berperan dalam menciptakan suatu keharmonisan diantara para anggota grup tersebut.
2. Figur mereka terlihat sebagai orang yang menerima dan melaksakan sesuatu dengan tenang. Mereka pandai menutupi sesuatu sehingga mereka kelihatan selalu riang, damai dan tidak punya masalah sama sekali. Tapi kalau tidak tahan, mereka pasti akan mencari tempat atau orang untuk curhat (tempat mengadu).
3. Mereka biasanya pemurah (baik hati), senang berbuat kebajikan. Mereka dermawan dan tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk orang lain.
4. Mereka biasanya di cintai oleh semua orang, “loved by all”. Tapi mereka sebenarnya keras kepala juga, dan secara rahasia mempunyai pendapatnya sendiri tentang berbagai hal.
5. Dilain pihak, mereka sangat fleksibel dan sangat mudah menerima hal-hal yang baru.
6. Mereka cenderung mudah di pengaruhi oleh orang lain dan oleh apa yang mereka lihat dari TV.
7. Mereka terlihat berkepala dingin dan terpercaya tapi mereka sering tergelincir dan membuat kesalahan yang besar karena kurang berhati-hati. Tapi hal itu yang menyebabkan orang yang bergolongan darah O ini di cintai.

Gologan darah AB
1. Orang yang bergolongan darah AB ini mempunyai perasaan yang sensitif, lembut.
2. Mereka penuh perhatian dengan perasaan orang lain dan selalu menghadapi orang lain dengan kepedulian serta kehati-hatian.
3. Disamping itu mereka keras dengan diri mereka sendiri juga dengan orang-orang yang dekat dengannya.
4. Mereka jadi cenderung kelihatan mempunyai dua kepribadian.
5. Mereka sering menjadi orang yang sentimen dan memikirkan sesuatu terlalu dalam.
6. Mereka mempunyai banyak teman, tapi mereka membutuhkan waktu untuk menyendiri untuk memikirkan persoalan-persoalan mereka.

Sumber : http://h1mawan.multiply.com

Bersikap lemah lembutlah dalam berdakwah. Maka disebabkan rahmat dari Alloh lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu, karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, & bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu, kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Alloh. Sesungguhnya Alloh menyukai orang-2 yang bertawakal kepada Nya. (QS. 3 : 159 )

Jumat, 19 Oktober 2012

Burn Of Leadership

#Antara Individu
Saya adalah saya, saya yang tau diri saya dan saya yang tau bagaimana menyikapi diri saya dan saya yang tau tujuan saya apa, dengan siapa saya bisa mncapai tujuan saya,juga bagaimana mencapai tujuan saya,,,
yah semua tentang pandangan dari diri sendiri ketika lebih mengedepankan kebutuhan dalam mengambil keputusan untuk dirinya. Kemudian dalam dirinya ia harus tau dengan siapa saya akan mencapai tujuan saya?..maka interaksi antar individulah yang mengolah itu semua menjadi individu yang bersosialisasi karena ingin mendapatkan yang sevisi dengannya. Kedekatan dan saling memahamilah ketika sudah mulai menyamakan persepsi.
#Antara individu dengan jama'ah.
Namun ketika kita dihadapkan dengan situasi yang harus mngedepankan jama'ah dibanding individu, mulailah peran kita sebagai individu belajar memahami, belajar bagaimana mengedepankan orang lain, belajar bagaimana mencapai tujuan bersama, belajar bersikap dengan yang lain dan belajar mengembangkan potensi diri yang bisa disinergikan juga dengan orang lain hingga bisa saling melengkapi satu sama lain. Hingga saatnya kau memerlukan pemimpin untuk menampung dan mengarahkan semua visi dan misi antar individu dengan individu yang mulai berjama'ah dalam mencapai suatu tujuan agar tujuan jama'ah dapat terintegritas dan berjalan dengan baik dalam pergerakannya.
#Antara Qiyadah waljundiyah
Sebuah jama'ah tidak akan bergerak tanpa pemikiran dan karya-karya individu yang disatukan dan disinergikan untuk mencapai tujuan bersama.Memang menjadi pemimpin itu tidaklah mudah, karena harus bisa sebijak mungkin dalam mngambil setiap keputusan karena ia adalah amanah dari ketsiqohan jama'ah. Salah melangkah, seribu kritisan siap menghantam...tak terlihat bergerakpun langsung dianggap salah, karena jundi-jundilah yang menilai dan menjalankan semua kebijakan bersama. Bukan mempermasalahkan "arti qiyadah waljundiyah" ataupun sekedar "sami'na wa atho'na". Karena kadang tidak semua level jama'ah harus tau kondisi dan pertimbangan seorang qiyadah.
Ketika ingin bergerak atas nama kebaikan tapi dengan caranya sendiri tanpa mengikuti rule yang adapun menjadi sebuah kesalahan. Tapi disinilah kita merapatkan barisan ketika kita tau karakter qiyadah kita yang mungkin bermacam-macam tipe manusianya, dengan karakter para jundiyahnya. Setiap kita punya peran masing-masing dalam membangun sebuah peradaban. Dan tak semua jama'ah harus tau peranan tiap individu didalamnya. Tapi Bagaimana cara kita memerankan peranan masing-masing didalamnya agar selalu bersinergi dengan jama'ah.Maka qiyadahpun harus bisa berfikir jernih ketika kekeruhan melanda, berbening hati ketika banyak prasangka dan fitnah, berhati-hati dalam setiap tindak tanduknya, Sigap dengan segala kondisi yang ada untuk kembali menenangkan jundiyahnya agar selalu bersinergi dengannya. Berat memang, tapi disinilah peran jundi-jundi yang mutho'ah kepada Allah, Rosul dan ulil 'amrinya untuk siap membantu qiyadahnya agar bisa berjalan bersama dalam mencapai tujuan bersama, mengingatkan dengan cara yang baik dan hikmah, yang tak sekedar kritisan atau bahkan sampai membunuh karakter sang qiyadah.Sehingga qiyadah tidak tsiqoh dengan dirinya sendiri, Yang akhirnya harga diri sang qiyadah sudah tidak dihargai dan dianggap tidak pantas menjadi qiyadah. Tegurlah dg baik & hikmah jika salah atau sebagai jundi tidak sependapat..krna pandangn kita akan sbuah p'gerakan dalam berjama'ah mungkin belum sama hingga menimbulkan kesalahpahaman. Tapi jikalah keputusan itu ternyata tidak sesuai pendapat dan pandnagan, maka sikap husnudzonlah yang terbaik dan melapangkan diri untuk ikhlas dalam mangamalkan..dan itulah AMAL JAMA'I...
Juga Ingatlah "Seburuk-buruknya keputusan itu lebih baik karena hasil berjama'ah dari pada keputusan terbaik hasil dari pribadi"...memang lebih baik keruh dalam berjam'ah daripada jernih dengan seorang diri, tapi tak selamanya jernih dan keruh itu baik untuk jama'ah jika masih mengedepankan kepentingan pribadi alias tidak mau berjam'ah. Tapi bagaimana menciptakan kejernihan dalam kekeruhan untuk mencapai kemaslahatan orang banyak yang juga berjama'ah dan mengenyampingkan pandangan dan persepsi kita pada yang lain demi meraih Ridho-Nyapun secara berjama'ah.
Wallohu'alam bisshowwab...

Senin, 15 Oktober 2012

Iblis Yang Dengan TERPAKSA MENEMUI Rosulullah SAW

Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.”
Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?”
Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.”
Beliau melanjutkan, “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.”
Umar bin Khattab berkata: “Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah”.
Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”
Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.
Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin…”
Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?”
Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”
“Siapa yang memaksamu?”
Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku dan berkata:
“Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.”
“Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.”
Orang Yang Dibenci Iblis
Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”
Iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.”
“Siapa selanjutnya?”
“Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.” “lalu siapa lagi?”
“Orang Aliim dan wara’ (Loyal)” “Lalu siapa lagi?”
“Orang yang selalu bersuci.”
“Siapa lagi?”
“Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.” “Apa tanda kesabarannya?”
“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang -orang yang sabar.”
” Selanjutnya apa?”
“Orang kaya yang bersyukur.”
“Apa tanda kesyukurannya?”
“Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.” “Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?”
“Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.”
“Umar bin Khattab?”
“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.”
“Usman bin Affan?”
“Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”
“Ali bin Abi Thalib?”
“Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)
Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis
“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?” “Aku merasa panas dingin dan gemetar.”
“Kenapa?”
“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”
“Jika seorang umatku berpuasa?”
“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”
“Jika ia berhaji?”
“Aku seperti orang gila.”
“Jika ia membaca al-Quran?”
“Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.”
“Jika ia bersedekah?”
“Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”
“Mengapa bisa begitu?”
“Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.”
“Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”
“Suara kuda perang di jalan Allah.”
“Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”
“Taubat orang yang bertaubat.”
“Apa yang dapat membakar hatimu?”
“Istighfar di waktu siang dan malam.”
“Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”
“Sedekah yang diam – diam.”
“Apa yang dapat menusuk matamu?”
“Shalat fajar.”
“Apa yang dapat memukul kepalamu?”
“Shalat berjamaah.”
“Apa yang paling mengganggumu?”
“Majelis para ulama.”
“Bagaimana cara makanmu?”
“Dengan tangan kiri dan jariku.”
“Dimanakah kau menaungi anak – anakmu di musim panas?”
“Di bawah kuku manusia.”
Manusia Yang Menjadi Teman Iblis
Nabi lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis?”
“Pemakan riba.”
“Siapa sahabatmu?”
“Pezina.”
“Siapa teman tidurmu?”
“Pemabuk.”
“Siapa tamumu?”
“Pencuri.”
“Siapa utusanmu?”
“Tukang sihir.”
“Apa yang membuatmu gembira?”
“Bersumpah dengan cerai.”
“Siapa kekasihmu?”
“Orang yang meninggalkan shalat jumaat”
“Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?”
“Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.”

Arti Kehidupan

Seluas dunia saat ingin didengarkan tapi tak Seluas hati ingin bicara....karena ada banyak hal yang sejujurnya ingin kau ungkapkan namun tak bisa kau ucapkan....hanya lewat segores tulisan atau bahkan lukisan yang bisa menggambarkan keabstrakan situasi hati maupun pikiran saat susana begitu menginspirasi yang mampu maengatakan...satu hal tentang pelajaran kehidupan...kau hanyalah insan yang tak punya apa-apa yang bisa kau banggakan karena ini hanyalah dunia. Tapi dengannya kau berada disini mengembalikan tujuan hidupmu dan menjalani proses pencapaian tujuan itu dengan perjuangan menuju Ridho-Nya, kau mempunyai arti dan menjadi bermakna..yah itulah hikmah kehidupan ketika kau termasuk orang-orang yang diizinkan oleh-Nya untuk mendapatkannya...keep inspiring for ur life..

Selasa, 02 Oktober 2012

SO...BERSEMANGATLAH

Siapkan diri buka lembaran baru...semangat baru..moyivasi baru...dan juga ruh yang baru...
tiap kita punya masa lalu yang indah bahkan pahit sekalipun..
tapi itu semua takkan menyurutkan kita untuk terus melangkah meraih mimpi yang kau cita-citakan dalam rangka beribadah kepadaNya...
setiap kita punya kelebihan dan kekurangan..kesalahan dan kebaikan...
pertahankan apa yang baik dalam dirimu..
buang semua mindsetmu yang hanya mengahalangi jalanmu dalam melangkah...
selalu yakin ada skenario indah menanti disetiap ikhtiar yang dilakukan...
Allah melihat apa-apa yang kita kerjakan...
kebaikan akan dibalas dengan kebaikan dan sebaliknya dengan kejahatan...
tatap masa depan demi meraih jannah-NYa..
yakin kau pasti bisa melewati jalan yang ingin kau tempuh itu dengan baik dan perjuangan yang takkan sia-sia..
KEEP UP the SPIRIT n DoN't GIVE UP Guys...!!!